Rabu, 14 November 2018

10 Cara Balas Dendam Tersadis Ke Pelaku Pemerkosaan

Tags

Cara Balas Dendam Tersadis Ke Pelaku Pemerkosaan

Pemerkosaan mempunyai dampak sangat serius. Korban akan mengalami trauma dan luka fisik yang berkelanjutan akibat tindakan tersebut, serta kemungkinan stigmatisasi dan menyalahkan situasi yang telah terjadi. Tentu saja pelaku pemerkosaan akan mendapatkan hukuman berdasarkan peraturan yang berlaku apabila dia terbukti bersalah.

Dalam beberapa kasus, pelaku pemerkosaan mempunyai ketakuatan lebih kepada korban dan juga saudara korban. Korban pemerkosaan dan keluarganya bisa saja melakukan tindakan main hakim sendiri dan membalas sang pelaku dengan cara yang tidak bisa mengerikan atau sadis. Di bawah ini adalah 10 kasus balas dendam terhadap pelaku pemerkosaan.

10. Suami korban memotong dan memasak kemaluan pelaku pemerkosaan


Pada bulan November 2015 lalu, seorang pria bernama Rudi Efendi membunuh seorang laki-laki yang diduga telah memperkosa istri tercintanya. Kemudian setelah itu dia memotong kemaluan dan membawanya pulang untuk dimasak dan dimakan bersama dengan istrinya.

Rudi menikahi istrinya pada bulan September dan kemudian menyadari kalau pasangannya sudah tidak perawan lagi. Istrinya mengaku jika dia kehilangan keperawanannya seminggu sebelumnya oleh seseorang yang diketahui bekerja sebagai seorang supir. Kemudian Rudi meminta istrinya untuk merancang pertemuan dengan pelaku.

Sopir tersebut bersedia memenuhi permintaan sang korban tapi Rudi yang akan bertemu. Dia menikam sang sopir tersebut kemudian memotong kemaluannya dan membakar kendaraannya. Rudi mengaku jika memasak dan memakan kemaluan korban sebagai penghilang rasa sakit hatinya. Bagaimanapun juga, dia tidak mengakui keterlibatan istrinya terhadap kasus ini dan polisi mengklaim istrinya sebagai kaki tangan Rudi.

9. Membakar kemaluan pelaku pemerkosaan dengan spatula panas


Pada tahun 2014, seorang pria India berumur 36 tahun membunuh pelaku pemerkosa anaknya yang ternyata adalah pemilik rumah kontrakan yang dia tempati. Anaknya mengaku jika dia diseret oleh pemilik kontrakan dan mengikat tubuh korban sebelum diperkosa. Dia mengancam akan membunuh sang gadis berumur 13 tahun tersebut jika dia berani mengadu kepada siapapun. Pada akhirnya anak tersebut mengaku kepada ayahnya setelah sadar jika dia hamil.

Sang ayah mengatakan kepada istrinya jika dia akan membuat perhitungan kepada pemilik kontrakan. Kemudian dia pergi ke tempat pemilik kontrakan dan mengikatnya serta menyumbat mulutnya supaya pelaku pemerkosaan tidak bisa berteriak. Kemudian dia memanaskan spatula dan meletakkannya ke kemaluan pemilik kontrakan yang berumur 45 tahun tersebut. Pada akhirnya, dia tewas saat penyiksaan tersebut.

Sang ayah yang tidak disebutkan namanya tersebut kemudian pergi ke kantor polisi dan melaporkan perbuatannya. Dia mengaku bertemu dengan pemilik kontrakan namun malah mendapat ejekan sehingga dia memutuskan untuk membunuhnya. Banyak orang di Chandu Nagar, tempat dia tinggal, kaget jika sang ayah benar-benar membunuh seseorang karena dia sangat terkenal sebagai orang yang tenang atau pendiam.

8. Seorang ibu menusuk pelaku yang memperkosa anaknya


Pada tahun 2017, seorang ibu berumur 56 tahun yang dijuluki "Lion Mama" di Afrika Selatan yang sedang berada jauh dari rumah mendapatkan telepon yang mengkabarkan bahwa anaknya telah diperkosa oleh beberapa orang. Salah satu pelaku tersebut tewas ditangan ibu korban.

Setelah mengetahui anaknya diperkosa, sang ibu menghubungi kepolisian namun tidak mendapatkan respon. Akhirnya dia pulang Qumbu, Eastern Cape, di mana dia mendapati tiga orang pelaku pemerkosa anaknya yang berumur 27 tahun secara bergantian. Dia menusuk para pelaku secara terus menerus hingga tumbang. Satu di antarannya meninggal dunia, dan dua lainnya selamat dengan luka-luka.

Insiden tersebut menimbulkan sensasi yang cukup ramai sejak intensitas pemerkosaan sangat umum di Afrika Selatan. The National Prosecution Authority (NPA) kemudian membatalkan semua hukuman yang diberikan oleh ibu korban pemerkosaan. Pihak NPA tidak mengkonfirmasi alasan mengenai keputusan tersebut. Namun banyak yang berpendapat jika alasannya adalah karena banyaknya dukungan yang diberikan oleh publik ke sang ibu.

7. Seorang perempuan memotong kemaluan pemerkosa


Kembali ke India. Di tahun 2017, seorang perempuan berumur 23 tahun memotong kemaluan seorang pria berumur 54 tahun yang diketahui sebagai seorang tokoh pemimpin agama Hindu, Hari Swarmi, di rumahnya di Kerala. Swarmi dipekerjakan oleh ibu dari si korban untuk membersihkan rumahnya secara spiritual. Namun, diam-diam Swarmi memperkosa anaknya.

Swarmi mencoba untuk melakukan aksi bejatnya lagi namun sang perempuan melawan dengan menggunakan pisau dan memotong kemaluannya. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan pelaku dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Polisi kemudian memutuskan Swarmi sebagai tersangka dan ibu dari perempuan yang tidak disebutkan namanya tersebut sebagai kaki tangan.

6. Seorang ibu membunuh pelaku pemerkosa dan saudaranya


Tahun 2017, Floridian Connie Serbu menembak temannya yang berumur 18 tahun yang dia duga telah melakukan pemerkosaan terhadap anaknya beberapa tahun yang lalu yang pada waktu kejadian masih berumur 7 tahun. Serbu dan saudaranya, John Vargas, bersama Xavier Sierra pergi ke dalam hutan untuk melakukan suatu pekerjaan. Kemudian terjadilah penembakan ke Sierra yang ternyata melibatkan Vargas juga.

Serbu merencanakan pembunuhan tersebut pada Mei 2016. Dia sudah bilang kepada teman-temannya akan mengakhiri hidup Xavier Sierra. Beberapa koleganya menyarankan untuk melaporkannya kepada polisi saja. Namun Sierra tidak mau mengubah pilihannya.

Di tahun 2017, Sierra dihubungi oleh Serbu untuk dimintai tolong membantunnya membuat tempat tidur susun. Serbu setuju untuk menjemputnya dan mengantarkannya ke rumah. Pada saat itu, Vargas juga ikut dalam satu mobil dengan mereka menuju hutan. Kemudian dia menghadapi Sierra terkait tindakan bejatnya sementara Serbu tetap melaju ke arah hutan.

Sierra mencoba kabur ketika Serbu menghentikan mobilnya dan Vargas berhasil mencegahnya. Saat itu Vargas memiliki 2 senjata. Ketika mereka sedang dalam posisi pergulatan, Serbu mencoba mengambil senjata tersebut. Namun naas, secara tidak sengajat abonemen Vargas tertembak dan Sierra tertembak sebanyak 6 kali.

5. Seorang pria menembak kakek korban


Pada tahun 2014, Jay Maynor membunuh seorang pria berumur 59 tahun bernama Raymond Earl Brooks di Berlin, Albama, karena telah memperkosa anaknya yang masih kecil. Dan pelaku aksi bejat tersebut ternyata adalah kakeknya atau ayah dari ibunya sendiri. Pada tahun 2002, Brooks dihukum lima tahun penjaran dan hanya menjalani masa tahanan selama dua setengah tahun saja.

Pada tahun 2014, kesabaran sang ayah korban sudah habis dan pergi untuk membunuh Brooks. Sebelum itu dia mampir ke sebuat toko dan menembak pacar anaknya yang slelau kasar namun gagal. Maynor dihukum 40 tahun penjara karena membunuh Brooks dan tambahan 20 tahun penjara karena mencoba mengakhiri hidup kekasih anaknya.

4. Ayah hajar orang yang ingin memperkosa anaknya hingga tewas


Pada tanggal 2 Agustus 2018 yang lalu, seorang ayah bernama Melvin Haris sedang dalam perjalanan pulang bersama anak dan temannya, dan mampir ke sebuah toko untuk membeli jajan dan ingin ke kamar kecil. Harris menunggu di luar sedangkan anak dan temannya masuk ke toko. Seorang laki-laki yang diidentifikasi sebagai orang yang ingin memperkosa anaknya meminta uang kepada Haris. Dia memberikan sedikit uang dan pria tadi (Leon Amstrong) beranjak ke toko juga.

Haris mendengar informasi jika Amstrong mencoba masuk ke kamar mandi di mana anaknya sedang berada di dalamnya. Kemudian Haris meminta penjaga keamanan untuk mengurusi pria tadi atau dirinya sendiri yang akan mengatasinya. Ketika Haris, anak dan temannya hendak meninggalkan toko, sang ayah melihat Amstrong, dan menghampiri kemudian menghajarnya. Diketahui 5 hari kemudian pria tersebut meninggal dunia akibat luka otak.

3. Seorang ibu membakar suaminya sendiri


Pada tanggal 16 Juli 2014, di Kent Washington, Tatanysha Hedman menyiram suaminya, Vincent Phillips dengan bensin kemudian menyulutnya dengan api sebelum dia tidur. Hedman menduga jika suaminya telah memperkosa anaknya yang merupakan anak tiri dari Philips. Pria tersebut berlari ke arah toko terdekat dan berusaha meminta perolongan kepada penjaga toko tersebut.

Philips berhasil selamat dengan luka bakar di kepala serta bagian dada. Hedman memutuskan untuk membakar suaminya karena menurutnya, menembak Philips dengan senapa itu terlalu baik untuk membalaskan dendamnya.

2. Ayah menghajar pelaku yang memperkosa anaknya hingga tewas


Seorang pria berumur 24 tahun menghajar laki-laki yang berusaha memperkosa anaknya hingga tewas di peternakan miliknya di Texas. Pelaku bernama Jesus Mora Flores berumur 47 tahun, telah menyeret dan menyerang seorang anak ke sisi lumbung. Seorang saksi mengatakan sang anak diseret sembari berteriak memanggil ayahnya. Sang ayah kemudian berlari menuju lokasi kemudian menghajar pria tersebut dibagian kepala dan leher.

Ketika Flores diambang kematian, sang ayah kesulitan untuk menunjukkan lokasi terjadinya perkara kepada petugas. Saat menghubungi 911, dia menyuruh petugas untuk mengirim ambulans secepat mungkin karena takut Flores akan mati. Namun kekhawatiran tersebut terjadi. Flores tidak dapat diselamatkan. Beruntung sang ayah tidak dihukum karena hukum di Texas memperbolehkan menyerang pelaku percobaan pemerkosaan dengan kekerasan.

1. Seorang wanita menikam seorang pria dan menyeret tubuhnya dengan mobil


Pada bulan Desember 2015, Roxanne Eka Peters menikam Grant Jason Cassar hingga tewas di rumahnya, Capalaba, Australia. Setelah membunuhnya, dia melakukan sesuatu yang sangat tidak manusiawi terhadap mayat korban. Dia menyeret mayat tersebut dengan mobil sejauh satu kilometer dan kemudian membuangnya ke parit.

Peters mengaku jika dia telah diperkosa sebelumnya dan mengancam akan melukai anaknya jika dia tidak mau melakukan hubungan badan lagi. Dengan tindakannya tersebut, sang ibu dihukum penjara selama 9 tahun dan tambahan 18 bulan karena telah melakukan sesuatu terhadap mayat.


EmoticonEmoticon