Jumat, 14 September 2018

Peneliti Mengungkap Manfaat Bermain Video Game

Peneliti Mengungkap Manfaat Bermain Video Game

Kegiatan bermain video game sudah menjadi rutinitas bagi kalangan masyarakat di zaman modernisasi seperti sekarang ini, dan beberapa dari mereka mungkin merasakan manfaatnya baik secara sadar ataupun tidak sadar. Beberapa peniliti dari American Psychologist, Radboud University Nijmegen mengungkapkan jika 97% penduduk Amerika bermain video game stidaknya satu jam setiap harinya. Data tersebut membuktikkan bahwa jumlah pengguna video game sangat tinggi mengingat total persentase hampir mencapai 100%.

Maka tidak heran jika banyak sekali para ahli yang ingin melakukan studi yang membahas tentang video game khususnya dampak yang dihasilkan oleh media hiburan tersebut. Namun, penelitian - penelitian tersebut cenderung mengungkapkan hanya pada sisi - sisi negatifnya saja. Memang tidak bisa dipungkiri, apabila kecenderungan bermain game, sehingga kegiatan tersebut lebih mendominasi aktifitas penting dalam kehidupan sehari - hari, video game selalu dipandang buruk karena beresiko terjadinya masalah dalam kehidupan sosial si gamers.

Namun ada beberapa peneliti juga yang melihat dampak video game dari segi perspektif yang berbada, yaitu manfaat atau dampak positif yang bisa diperoleh dari video game. Dan kali ini gakmutu.com akan membeberkan keuntungan - keuntungan tersebut menurut para ahli.

Peneliti Mengungkap Manfaat Bermain Video Game


Baca Juga: Kecanduan Game Merupakan Gangguan Mental Menurut WHO

Meningkatkan Fungsi Kognitif


Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh C.S. Green dan Bavelier pada tahun 2012 yaitu membandingkan dua kelompok pemain game dengan genre yang berbeda. Hasil penelitian mengungkapkan jika pemain yang memainkan game bergenre action atau FPS (first person shooter) lebih unggul kemampuan kognitifnya ketimbang pemain yang tidak memainkan game genre tersebut.

Fungsi kognitif adalah suatu kemampuan setiap individu yang berkaitan dengan proses berfikir, mengemukakan pikiran, pemahaman, pembelajaran dan mengingat.

Sebagai Alat Untuk Memotivasi


Kali ini gakmutu.com tidak akan menjelaskan manfaat video game sebagai alat untuk memotivasi individu untuk terus memainkan permainan tersebut saja, melainkan juga di luar konteks game tersebut (dunia nyata).

Menurut Dweck and Molden (2015), dengan menyuntikan dukungan dan motivasi kepada individu, khususnya anak - anak, mampu secara langsung mempengaruhi keberhasilan mereka. Ketika anda memuji anak - anak, tingkat kepercayaan diri mereka akan meningkat, dan hal tersebut akan terbawa
hingga keluar ranah game. Sang anak akan merasa jika mereka itu bisa, pintar dan mampu, dan akan terus berusaha untuk meningkatkan kecerdasan diri.

Memperbaiki Mood


Mungkin bermain video game adalah salah satu cara yang cukup efisien dan bermanfaat untuk meningkatkan mood dikala kita sedang dalam emosi yang tidak baik. Namun perlu diingat jika tidak semua jenis permainan berhasil memperbaiki emosi kita malah justru sebaliknya.

Contohnya sebuah studi relasi dan komparasi video games terhadap meningkatnya mood seseorang mengungkapkan apabila puzzle video game yang mudah dimainkan, antarmuka minimalis dan tidak memerlukan komitmen tinggi seperti Angry Bird dan Bejewled II mampu memperbaiki mood, menghasilkan efek relaksasi dan menghindarkan individu dari kegelisahan (Russoniello et al:2009)

Manfaat Dalam Kehidupan Sosial


Stereotype yang berkembang di lingkuan sosial selalu mendeskripsikan gamers adalah orang yang sangat tidak sosial sekali. Mereka cenderung berdiam diri di dalam ruangan seharian penuh menghadap ke layar komputer. Pada kenyataannya, lebih dari 70% gamers bermain dengan teman - teman mereka entah itu secara kooperatif atau kompetitive (Entertainment Software Association:2012).

Contoh yang paling mudah adalah DOTA, Warcraft, dan di sekitar kita yang sedang viral yaitu Mobile Legend. Permainan tersebut mengusung genre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) atau sebuah permainan online yang membutuhkan pemain dalam jumlah yang banyak. Dalam permainan ini, setiap pemain harus rela saling bekerja sama untuk bisa memenangkan pertandingan. Dengan kata lain, gamers melakukan hubungan sosial dengan pemain lainnya. Banyak sekali event yang diselenggarakan oleh developer sehingga setiap pemain bisa bertatap muka secara langsung dan sekaligus bisa menambah pertemanan.

Manfaat lain dalam kehidupan sosial adalah, dengan permainan yang membutuhkan sifat kerjasama, saling membantu atau tolong menolong, para pemain terlihat mendapatkan kemampuan prososial (Ewoldsen et al 2012).

Terlepas dari stereotype yang memandang video game sebagai hal yang buruk untuk ditekuni atau digiati, ternyata terdapat beberapa manfaat di dalamnya seperti untuk meningkatkan kemampuan kognitif, manfaat dalam bidang sosial, motivasi serta memperbaiki mood seseorang. Untuk itu marilah kita melihat sesuatu tidak dari satu sisi perspektif saja.

Masih banyak di luar sana manfaat - manfaat yang diungkapkan oleh peneliti yang menunjukkan sisi positif dalam bermain game secara detail. Maka dari itu kita harus memanfaatkan keuntungan tersebut dan mencegah segala resiko yang berakibat buruk akibat penyalahgunaan video game.


EmoticonEmoticon