Minggu, 25 Februari 2018

Gambar - Gambar Ratusan Kelelawar Mendidih Jatuh Dari Langit Australia

Gambar - Gambar Ratusan Kelelawar Mendidih Jatuh Dari Langit Australia
Sumber Facebook
Help Save The Wildlife and Bushland in Cambelltown

Ratusan kelelawar 'mendidih' jatuh dari langi Australia pada tanggal 7 Januari lalu, itulah yang ditulisakan dalam artikel livescience.com. Lebih dari 200 ekor kelelawar mati karena suhu temperatur mencapai 111.5 Fahrenheit (44.2 Celcius) di Campbelltown, Australia dan para relawan mengalami kesulitan untuk menyelamatkan hewan tersebut dari suhu yang sangat panas.



Cambelltown colony manager, ryan, mengatakan jika kelelawar - kelelawar tersebut pada pada dasarnya mendidih dan membuat otak mereka panas sehingga membuat hewan tersebut kacau.

Gambar - Gambar Ratusan Kelelawar Mendidih Jatuh Dari Langit Australia
Sumber Facebook
Help Save The Wildlife and Bushland in Cambelltown

Para relawan yang dibantu oleh Help Save The Wildlife and Bushland in Cambelltown memposting secara detail kejadian seperti bagaimana mereka mengumpulkan bangkai - bangkai kelelawar. Terhitung lebih dari 200 ekor mati dan belum lagi yang jatuh di atas pohon karena sulit sekali dijangkau.

Gambar - Gambar Ratusan Kelelawar Mendidih Jatuh Dari Langit Australia
Sumber Facebook
Help Save The Wildlife and Bushland in Cambelltown

Suhu yang Sangat Panas


Kelelawar tersebut termasuk dalam jenis pteropus poliocephalus atau lebih dikenal dengan nama gray-headed flying fox. Sayapnya dapat membentang sepanjang satu meter dan memiliki berat tubuh 1 kilogram.

Gambar - Gambar Ratusan Kelelawar Mendidih Jatuh Dari Langit Australia
Sumber Facebook
Help Save The Wildlife and Bushland in Cambelltown

Suhu yang mencapai lebih dari 30 derajat celcius sangat berbahaya sekali bagi koloni kelelawar karena mereka akan kehilangan kemampuan untuk mengatur temperatur tubuh mereka. Kurangnya air dan tempat berteduh juga semakin memperburuk keadaan.


EmoticonEmoticon