Jumat, 15 Desember 2017

Masa Kolonial Bangsa Eropa Di Indonesia

Tags

https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_ekonomi_Indonesia

Masa kolonial bangsa Eropa di Indonesia. Ada beberapa faktor yang membuat bangsa Eropa, seperti Portugis, Spanyol dan Belanda, mulai melakukan ekspansi kekuasaan mereka hingga ke Indonesia. Motif kedatangan mereka ke Indonesia menurut ahli sejarah dan arkeologi islam, Uka Tjandrasasmita, dalam buku yang berjudul Indonesia - Portugal: Five Hundred Years of Historical Relationship (Capesa: 2002) yang mengutip ahli sejarah, menyebutkan jika ada beberapa alasannya yaitu dalam bahasa Portugis feitoria, fortaleza, dan igreja atau dalam bahasa Indonesia bisa diterjemahkan keinginan untuk kaya (Gold), keinginan untuk menyebarkan agama kristen (Glory), dan keinginan untuk kejayaan dan kehormatan (Glory).


Kali ini Tafakta.com akan memaparkan beberapa masa kolonisasi yang dilakukan oleh bangsa Eropa di Indonesia menurut berbagai sumber internet dari dalam maupun luar negeri. Semoga dengan adanya artikel ini mampu menambah wawasan kita untuk mengenal sejarah tentang negara kita tercinta ini yaitu Indonesia.

Seperti yang telah disebutkan diatas, beberapa bangsa Eropa yang melakukan koloni di Indonesia adalah negara Portugis, atau yang sekarang kita kenal dengan Portugal, Spanyol dan Belanda. Kolonisasi menurut kamus besar Bahasa Indonesia sendiri adalah perpindahan penduduk di daerah koloni.

MASA KOLONIAL PORTUGIS


Alfonso de Albuquerque
Masa kolonial Portugis pertama kali terjadi pada tahun 1509 dipimpin oleh Diogo Lopes de Sequeira. Kemudian mereka terusir oleh Sultan karena disebut sebagai ancaman berbahaya. Pada tahun 1511, Portugis kembali dan berhasil menaklukkan Malaka dipimpin oleh Alfonso de Albuquerque.

Pada tahun 1512, Alfonso de Albuquerque mengirim Antonia Albreu dan Franscisco Serrao untuk mencari sumber rempah - rempah yang terletak di kepulauan Maluku. Saat melaksanakan tugas untuk pergi ke Maluku, mereka juga singgah di Madura, Bali, Lombok, kepulauan Banda lalu menuju ke utara Maluku yaitu Ternate. Pada tahun 1512, Portugis juga melakukan perjanjian dagang dengan kerajaan Sunda, terutama lada. Perjanjian itu terwujud pada tanggal 21 Agustus 1522.
Rute Alfonso de Allbuquerque
Antonia Albreu dan Franscisco Serrao tiba di kepulauan Banda dan Penyu dan menjalin persahabatan dengan raja - raja dan penduduk setempat sehingga pihak Portugis diperbolehkan untuk mendirikan benteng di Pikaoli. Tetapi hubungan perdagangan mereka tidak berlangsung lama karena pihak Portugis menggunakan sistem monopoli dan sekaligus juga menyebarkan agama Kristen.

Kemudian pada tanggal 14 Agustus 1546, seorang misionaris terkenal, Fransiskus Xaverius, tiba di Ambon dan kemdian sampai di tanah Ternate pada tahun 1547. Dia tanpa kenal lelah mendatangi pulau - pulau di kepulauan Maluku untuk melakukan penyebaran agama Kristen. Hingga pada akhirnya tahun 1570, persahabatan antara Portugis dan Ternate terputus. Peperangan antara pihak Portugis melawan Sultan Babullah yang berlangsung dari tahun 1570 hingga 1575 membuat koloni Portugis harus dipaksa mundur dari Ternate menuju ke Ambon dan Tidore. Keadaan tersebut mampu dimanfaatkan oleh bangsa Belanda. Pada tahun 1605, Portugis dipaksa untuk menyerahkan benteng mereka yang berada di Ambon dan di Tidore  kepada pihak Belanda.

MASA KOLONIAL SPANYOL

 

Tujuan perjalanan Spanyol untuk mengarungi samudra sama seperti negara tetangganya Portugis, yaitu untuk mencari daratan timur yang menjadi sumber rempah - rempah dan juga untuk menyebarkan agama Katolik. Karena memang pada zaman tersebut merupakan masa di mana rempah - rempah mempunyai nilai yang sama seperti emas di daratan Eropa.

Pelaut yang menjadi pelopor mereka yaitu Cristopher Colombus. Tidak seperti pihak Portugis yang melakukan pengarungan samudra ke arah timur, melainkan ke arah sebaliknya yaitu barat. Menurut Colombus, akan lebih cepat menemukan daratan timur jika mereka melakukan perjalanan ke arah barat. Setelah dia berlayar ke arah barat, akhirnya mereka menemukan daratan. Mereka mengira daratan tersebut adalah India, namun yang sebenarnya mereka mereka berada di kepulauan Salvador di benua Amerika.

Kemudian pada tahun 10 Agustus 1519, Ferdinand Magellan menjelajahan ke laut yang lebih jauh. Setelah sampai di benua Amerika, mereka lalu menuju lautan sebelah selatan dan melewati selat yang kemudian diberi nama Selat Magellan dan sampai di benua Amerika Selatan sebelah timur. Setelah mengarungi samudra Pasifik, akhirnya mereka menemukan kepulauan Massava, Filipina. Tetapi pihak lokal tidak senang dengan salah satu tujuan mereka berlabuh di tempat mereka dan memberikan perlawanan kepada Spanyol. Akhirnya Magellan terbunuh dan sisa - sisa awak kapal pergi ke arah selatan untuk melanjutkan perjalanannya. Dan di sinilah pertama kalinya bangsa Spanyol menginjakkan kaki di Indonesia.
Pada tahu 1521, Spanyol berlabuh di Uwurang yang sekarang dikenal dengan Amurang, Sulawesi Utara. Di sana mereka melakukan pertukaran barang dengan penduduk lokal berupa damar, beras, ikan dan lain - lain. Daerah Manado dan Minahasa memiliki tanah yang subur sehingga pihak Spanyol menanam kopi yang mereka bawa dari Amerika Selatan yang kemudian dipasarkan kepada Cina. Dan pada akhirnya tahun 1560, Spanyol mendirikan pos di Manado.

MASA KOLONIAL BELANDA


https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Pejabat_hindia_belanda_berpose_bersama_karyawan_ACW_di_lokasi_Pindad_saat_ini.jpg
Pertama kali bangsa Belanda datang ke Indonesia yaitu di Banten 22 Juni 1596 yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman. Kedatangan mereka disambut dengan ramah oleh penduduk lokal. Akan tetapi, keserakahan pihak Belanda membuat rakyat banten marah dan memaksa Cornelis de Houtman untuk hengkang dari Banten. Belanda akhirnya kembali ke Eropa dengan kerugian yang sangat besar.

Datangnya Portugis dan Spanyol membuat jalur perdagangan Indonesia terbuka lebar. pada tanggal 20 Maret 1602, belanda mendirikan Kongsi Dagang atau Perusahaan Hindia Timur Belanda atau sering kita sebut dengan VOC (Vereenigde OOstindische Compagnie) yang dipimpin oleh Gubernur Jendral Pieter Both dan bertujuan untuk mendapatkan rempah - rempah dengan keuntungan sebanyak - banyaknya. Karena banyak pejabat VOC yang melakukan korupsi, melakukan perdagangan gelap, dan beberapa alasan lainnya, akhirnya VOC dibubarkan pada tanggal 31 Desember 1799. Di kemudian hari, daerah kekuasaan VOC sepenuhnya diberikan kepadan kerajaan Belanda.

Setelah kekuasaan VOC diserahkan ke kerajaan Belanda, mereka kalah perang dengan Perancis. Sehingga kekuasaan berganti tangan ke pihak Perancis walaupun kesatuan Republik Belanda masih mengaturnya dan kemudian dilanjutkan kerajaan Hollandia. Sejak saat itu terjadilah perebutan kekuasaan antara Perancis (Belanda) dan Inggris. Walaupun pihak Inggris mampu menang, tetapi kekuasaan mereka tidak berlangsung lama yaitu sejak tahun 1811 hingga 1816 setelah kalah dengan Perancis

Setelah didakannya Kongres Wina yang mengakhiri perang Napoleon, kekuasaan beralih sepenuhnya ke Belanda sejak 16 Agustus 1816. Karena pihak Belanda memerintah secara paksa kepada rakyat untuk menanam teh, kopi dan lain sebagainya, di mana pada saat itu pasar dunia sedang membutuhkannya, terjadi pemberontakan besar di Jawa dan Sumatra.

Indonesia menyatakan kemerdekaannya dan melakukan berbagai upaya untuk mengusir Belanda dari Indonesia. Namun Belanda masih berusaha untuk memiliki Indonesia. Dengan didukung armada militer dari Uni Soviet menjadikan Indonesia sebagai negara yang memiliki kekuatan militer yang ditakuti. Bahkan presiden Amerika John F. Kennedy memaksa Belanda untuk hengkang dari Indonesia.


EmoticonEmoticon